Buku Samurai Strategies 42 Rahasia Sni Bertarung dari Book Of Five Rings Karya Musashi oleh Boye Lafayette De Mente sangat burguna sebagai inspirasi kita semua dałam menghadapi persoalan hidup. selain itu, didalamnya juga mengandung bank pelajarab. berikut kami rangkumkan isi dari bukunya.
Kekuatan Rasa Takut
Ketakutan dapat mengganggu dan melemahkan. Menakuti lawan mungkin tidak cocok bagi kalangan pebisnis bahkan bisa berakibat hilangnya bisnis tetapi tingkat intimidasi hingga kadar tertentu bisa bermanfaat dalam negosiasi atau kompetisi. Rauplah keuntungan dari pengaruh yang bisa anda bawa ke dalam “pertandingan”.
Membingungkan Lawan
Membuat bingung dan menyesatkan lawan merupakan taktik klasik dalam pertempuran. Semakin sedikit waktu lawan untuk mempersiapkan diri, semakin besar kesuksesan anda.
Pikiran Sebagai Senjata
Menggunakan bergan tipumuslihat yang member keuntungan psikologis besar dalam pertarunganya, termasuk datang terlambat, datang lebih awal, tidak menggunakan pedang yang “pantas”, tidak mengucapkan sepatah kata pun, atau mengucapkan sesuatu yang membingungkan lawan, dan sebagainya. Semua itu ada;ah hal-hal sederhana yang akan menimbulkan kemarahan lawan dan mengalihkan focus mereka dari pertarungan yang sedang dihadapi.
Serangan psikolpgis ini selalu menjadi bagian dari sebuah pertarungan mulai dari memekik dan memukul gendering sampai memperdengarkan music keras dan propaganda dengan
Melihat yang Tidak Bisa Dilihat
Meditasi selama bertahun-tahun bukan dilakukan dengan tujuan untuk memiliki mata dan telinga Superman, melainkan untuk mencapai titik sehingga anda selalu tenang, terkendali, dan sensitive terhadap perkembangan di sekeliling. Sekali tingkat ketenangan dan sensitivitas ini tercapai, anda seakan-akan “melihat apa yang tidak bisa dilihat”. Anda juga alkan memiliki keunggulan yang nyata melebihi pesaing yang tidak mengembangkan indra mereka sampai pada tingkatan yang sama.
Jangan Terpaku pada Satu Gaya
Metodenya: mengubah gaya apapun yang bisa menguntungkannya dalam mengalahkan lawan. Baik dalam pertempuran, bisnis maupun olahraga, orang cenderung mengikuti apa yang telah diajarkan dan apa yang berhasil dilakukan di masa lampau meskipun hal itu tidak berhasil di masa sekarang. Tentu saja, pesan moralnya adalah jangan terpaku pada satu cara tertentu dalam mengerjakan sesuatu. Kesuksesan sangat mungkin diraih bila anda mengubah taktik manakala terlihat jelas cara lama tidak akan berhasil. Begitu senjata dan taktik dikuasai, lupakan bentuk dan secara alami lakukan apa pun yang muncul dalam menanggapi situasi.
Pentingnya Fleksibilitas
Bahwa pikiran samurai harus “seperti air” fleksibilitas, bisa berubah secara cepat untuk menyesuaikan disri dan mengambil manfaat dari lingkungan. Pikiran seseorang yang telah menguasai fleksibilitas akan tenang dan damai.
Pastikan Melihat Gambaran Besar
Seseorang harus terus “terbuka pikirannya”. Jangan pernah “menghentikan pikirannya” yaitu, jangan pernah berfokus pada satu hal terlalu lama, dengan demikian ia dapat melihat segala sesuatu yang sedang terjadi secara bersamaan. “meletakkan pikiran pada satu tempat” memperbesar risiko “jatuh pada satu sisi saja”.
Pikiran dan pandangan harus bebas mengalir seperti air, mengembang dan mengerut guna menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar pada saat itu. Jangan terlalu focus pada tugas yang sedang dikerjakan.
Bilamana kita ingin sepenuhnya memahami apa yang sedang terjadi, kita juga harus menaruh perhatian pada segala peristiwa atau situasi yang ada pada latar belakang atau sekitar. Tanpa perhatian yang sampai pada “batas” situasi ini, ada risiko kita terbutakan oleh berbagai ancaman atau peristiwa yang tidak terlihat kemunculannya.
Gunakan Waktu sebagai Senjata
Mengenal budaya dan lawan secara cermat tak ternilai pentingnya dalam kompetisi apa pun terutama dalam pertarungan.
Jangan Pernah Berhenti Belajar
Latihan tanpa henti dan kemampuan mengembangkan tujuan yang seiring dengan berjalannya waktu.
Pukul Lebih Dahulu; Pukul yang Keras
Menyerang sebelum lawan siap, saat ia masih mengira-ngira posisi tarungnya;
Membuat lawan lengah, kemudian menyerang dengan kekuatan sedemikian rupa sehingga ia terjkejut;
Menyerang untuk membunuh atau menghancurkan sepenuhnya.
Jika anda berada dalam pertarungan atau kompetisi, jangan beri lawan anda kesempatan untuk memperoleh posisi kuat.serang dengan cepat dan serang dengan keras sebelum mereka berpeluang meraih keunggulan.
Gunakan Semua Senjata
“Kenali para dewa, tetapi jangan bergantung pada mereka”. Tentu saja, ia lebih bergantung pada kecerdasan, kemampuan, dan tindakannya sendiri ketimbang bantuan para dewa untuk meraih keberhasilan dalam pertarungan.
Pertarungan dan kompetisi didorong oleh evaluasi logis akan tujuan dan metode;
Dalam konflik yang mematika, gunakam taktik atau teknik apapun yang diperlukan untuk mencapai tujuan. Memenangi pertarungan hubungan masyarakat tidaklah cukup juka dalam prosesnya anda kalah.
Samuerai dan Tukang Kayu
Tukang kayu yang piawai harus memahami sepenuhnya sifat peralatan yang digunakan, material terbaik yang sesuai dengan tujuan, ukuran dan bentuk benda-benda yang dibuat, bagaimana digunakannya, dan sebagainya.
Setiap orang sebaiknya berusaha keras untuk terus-menerus memperdalam pengetahuannya dan meningkatkan diri sendiri secara menyeluruh. Keberhasilan di satu bidang akan mendukung keberhasilan di bidang lain.
Ambil Inisiatif
Selama anda terlatih dengan baik dan dalam kerangka pikir yang benar, keuntungan menjadi yang pertama menyerang atau membalas dengan serangan yang lebih cepat daripada gerakan lawan, jelas berlaku dalam bisnis atau bentuk-bentuk persaingan lainnya.
Kenali Lingkungan
Pentingnya mengetahui dan menggunakan “perkiraan perkembangan situasi” untuk mendapatkan keuntungan. Menaruh perhatian pada tata letak ruangan, susunan tempat duduk, urutan pembicara, peserta, dan sebagainya dengan kata lain, geografi pertemuan sangat penting dalam meraih kesusksesan bernegosiasi bisnis.
Waspada terhadap Keruntuhan
Agar berlatih sampai titik di mana mereka dapat mengenali dengan cepat ketika lawan kehilangan ritmenya, dan langsung melancarkan serangan sebelum mereka pulih. “serangan cepatmu harus seketika dan kuat, dan engkau harus melumpuhkannya dengan kekuatan sedemikian rupa sehingga lawan tidak dapat pulih”.
Menjadi Lawan
Satu prinsip utama kemenangan dalam perang adalah mengenli musuh.
Menarik Musuh
“Mode rendah hati” ini mengakibatkan lawan dan pesaing meremehkan kemampuan, kekuatan dan semangat bangsa Jepang.
Jangan Pernah Gunakan Taktik yang Sama Dua Kali
Anda harus belajar beradaptasi dan berubah, jika anda ingin tetap bertahan. Jika anda ingin menjadi pemenang seperti Musashi, anda harus terus-menerus mengembangkan cara berkompetisi yang baru, teknik baru untuk menghadapi tantangan di depan.
Buat Lawan Mengubah Gaya Tarungnya
Adalah kemampuannya memaksa lawan mengubah gaya bertarung mereka.keinginan untuk mengambil inisiatif di dalam kompetisi, dan kecerdikan untuk beradasatu langkah di depanlawan. Dalam kompetisi saat ini, hal ini juga menyatakan perlunya fleksibilitas taktik yang luas dan keinginan untuk mengubah situasi dalam kompetisi.
Bersikap Seolah-olah Sudah Mati
Salah satu prinsip utama pendidikan samurai adalah meraih kondisi pikirab yang menganggap diri sudah mati. Pola pikir ini membuat mereka tidak takut menghadapi kehidupan, tidak meragukan kemampuan mereka, dan tidak ada alasan untuk menghindri situasi yang mematikan.
Bahwa seseorang harus siap untuk menelusuri semua jalan dalam meraih tujuan besar. Di masa modern, sikap ini ditunjukkan dengan melakukan banyak cara dalam bisnis, pertarungan, judi, dan dalam olahraga, yaitu ketika banyak individu dan kelompok mengambil risiko tinggi dalam mengejar tujuan.
Hindari Jalan Buntu
Pada pertempuran mengubah gaya terus menerus atau memaksa lawan mengubah gaya mereka akan membingungkan dan mengganggu lawan, dan sebagainya juga dirancang untuk menghindari jalan buntu dan menang.
Anda sebaiknya selalu menyiapkan rencana cadangan yang dapat dilaksanakan dengan cepat jika menghadapi jalan buntu. Anda sebaiknya juga punya sejumlah rencana cadangan yang siap dilaksanakan sehingga anda dapat memecahkan setiap jalan buntu. Bahkan keuntungan terkecil yang diberhasilkan dengan mengubah pendekatan anda atau mengenalkan beberapa elemen lain dapat memecahkan jalan buntu dan memungkinkan kemenangan untuk sepenuhnya diraih.
Jangan Pernah Memberi Lawan Kesempatan Kedua
memastikan lawan tidak dapat membalas. Anda sebaiknya mengambil inisiatif dalam segala hal sepanjang waktu, jangan pernah biarkan lawan beristirahat atau bersiap kembali. Tepatnya, jangan pernah biarkan lawan punya waktu untuk berpikir.
Jangan berhenti untuk member lawan peluang unuk membalas dendam. Jangan berhenti sampai kemenangan anda lengkap, total dan final.
Menusuk Sampai Dasar
Ada dua segi kemenangan. Pertama, seorang lawan atau banyak lawan harus dibunuh secept mungkin. Kedua, jika lawan dibiarkan tetap hidup, jiwa mereka harus dihancurkan sepenuhnya sehingga mereka tidak akan pernah muncul lagi sebagai ancaman.
Ia mengingatkan untuk tidak menghentikan serangan hanya karena musuh melemah dan/atau mundur, karena ini tidak berarti “dasar mereka telah ditusuk” sehingga tidak ada lagi permusuhan dan ambisi di dalam hati.
Pentingnya Seni Dalam Hidup
Menyadari bahwa menjadi ahli pedang besar di negeri itu tidaklah cukup bahwa untuk mencapai kebahagiaan sebagai manusia, penting baginya untuk mahir di bidang lain. Pelatihan dan latihan dalam sejumlah seni harus berlanjut sepanjang hidup seseorang. “kuasai semua seni. Miliki mata yang tajam terhadap segala hal.”
Pedang Jiwa
Kecakapan fisik dan pengetahuan tidak akan berguna jika tidak memiliki jiwa yang kuat dalam hal keberanian, kegigihan, tekad, dan semangat.
Mereka harus berusaha keras membangun dan memelihara jiwa para individu yang menjadi bagian dari organisasi mereka. Orang yang tidak memahami dan mendukung pentingnya jiwa tidak boleh mengurus siapa pun.
Focus pada Kemenangan
“Sikap kemenangan”, ketika berada di tengah pertarungan, pikiran harus benar-benar berfokus pada kemenangan. Kita semua bisa mengambil keuntungan dari latihan samurai dalam hal ketekunan, tujuan dan pikiran.
Kepala Tikus, Leher Sapi
“Kepala tikus dan badan sapi”, ungkapan ini melambangkan kecerdikan tikus dan keberanian, stamina dan ketekunan sapi.kecerdikan tikus dan keberanian serta ketekunan sapi merupakan sifat yang seharusnya dicari untuk dikembangkan.
Hari Ini Lebih Baik daripada Kemarin
Focus dan dedikasi yang tanpa henti dan tidak pernah menurun. “Engkau harus melakukan lebih baik hari ini daripada kemarin.”
Ketekunan dan Keuletan
Terus berbuat dan tetap mengacu pada tujuan, atau tugas walaupun menghadapi rintangan dan kekecewaan.
0 Komentar